Di tengah kesibukan tugas sehari-hari, semangat untuk terus mengasah kemampuan bela diri tak pernah padam bagi prajurit TNI. Kali ini, Sertu Rohiman, sosok Babinsa dari Koramil 1007/Conggeang, menunjukkan dedikasinya dengan memimpin langsung kegiatan pengkaderan latihan Pencak Silat Militer (PSM). Inisiatif mandiri ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam meningkatkan kualitas para prajurit di lingkungan Kodim 0610/Sumedang.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 04 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini, bertempat di Aula Juang Apet 0610/Smde. Dengan mengenakan seragam PSM kebanggaan, Sertu Rohiman bersama tiga pelatih lainnya, membimbing sepuluh peserta latihan. Suasana penuh semangat terasa saat para peserta antusias mengikuti setiap instruksi.
Materi yang diajarkan mencakup dasar-dasar penting dalam PSM, dimulai dari sikap dasar seperti sikap siap, sikap istirahat, hingga berbagai bentuk penghormatan. Tak hanya itu, berbagai variasi kuda-kuda, mulai dari kuda-kuda tengah sedang, berat, kiri depan, kanan depan, hingga kuda-kuda berlutut, dilatih secara intensif. Para peserta juga diperkenalkan pada salam perguruan, delapan sikap pasang, serta teknik-teknik dasar PSM 1, PSM 2, dan PSM 3.
Tak sekadar latihan fisik, tujuan utama dari pengkaderan ini sangatlah strategis. Sertu Rohiman menekankan bahwa penguasaan bela diri ini krusial untuk menghadapi ancaman dalam pertempuran jarak dekat, meningkatkan kesiapsiagaan dalam berbagai situasi operasi, serta memperkuat fisik secara keseluruhan. Ia berharap, latihan ini mampu membentuk mental yang tangguh, berani, disiplin, dan meningkatkan rasa percaya diri setiap prajurit.
Lebih lanjut, Sertu Rohiman menyampaikan bahwa penguasaan teknik perlawanan, baik tanpa senjata maupun teknik melumpuhkan lawan, menjadi prioritas. Hal ini penting demi meningkatkan kemampuan mempertahankan diri dan melindungi rekan satu tim.

Updates.