Sumedang, 5 Juli 2026 - Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Haurkuning, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi bukti nyata pengabdian TNI melalui Koramil 1007/Conggeang. Proyek vital ini tidak hanya membuka akses yang lebih baik bagi ratusan warga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dan masyarakat.
Jembatan yang diberi nama Garuda ini lahir dari semangat gotong royong yang membara. Kehadiran Babinsa yang bahu-membahu bersama warga desa setempat menjadi simbol kuat kemanunggalan yang tak ternilai. Kepala Desa Haurkuning, Mumuh, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
"Kami sungguh berterima kasih kepada TNI, khususnya Koramil 1007/Conggeang, atas bantuan tak ternilai dalam pembangunan Jembatan Garuda ini, " ujar Kepala Desa Mumuh. "Kehadiran mereka memberikan semangat luar biasa bagi kami untuk terus bersama-sama membangun desa. Kami juga mengingatkan seluruh warga untuk selalu bijak dalam mencerna dan menyebarkan informasi demi terciptanya suasana yang aman dan damai."
Serda Pepen Rakhman, Babinsa Desa Haurkuning, menegaskan bahwa kegiatan Bakti TNI ini adalah wujud nyata dari pengabdian tulus kepada masyarakat. Ia merasakan langsung bagaimana jembatan ini akan menjadi urat nadi kehidupan baru bagi warga.
"Pembangunan Jembatan Garuda ini adalah bukti nyata kepedulian TNI untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat di sekitar kami, " jelas Serda Pepen Rakhman. "Dengan semangat gotong royong yang kuat, kami berharap jembatan ini akan melancarkan segala aktivitas warga dan semakin memperkokoh kebersamaan antara TNI dan rakyat."
Kapten Inf. Lilo Witjaksono, Danramil 1007/Conggeang, menambahkan bahwa program Bakti TNI ini merupakan sarana ampuh untuk merajut hubungan yang lebih erat antara TNI dan masyarakat.
"Bakti TNI bukan hanya tentang membangun fisik, tapi lebih dari itu, kami membangun semangat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan yang tak tergoyahkan, " ungkap Kapten Inf. Lilo Witjaksono. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memelihara budaya gotong royong yang telah menjadi warisan berharga, serta bersikap bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar."
Di tingkat satuan Kodim 0610/Sumedang, Komandan Kodim Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program yang memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.
"Kodim 0610/Sumedang akan senantiasa mendukung program-program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, " tegas Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han. "Kehadiran TNI harus selalu menjadi solusi dan memperkuat kemanunggalan kami dengan rakyat."
Senada dengan itu, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., menekankan pentingnya sinergi lintas elemen.
"Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pembangunan, " ujar Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M. "Kami sangat berharap budaya gotong royong ini akan terus lestari sebagai kekuatan pendorong pembangunan wilayah kita."
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan bijak dalam bermedia.
"Melalui kegiatan Bakti TNI seperti ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, " tutur Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. "Selain membangun infrastruktur, kami juga mengajak seluruh warga untuk bijak dalam berbagi informasi, menjaga persatuan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera."
Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga Desa Haurkuning, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal dan semakin mengukuhkan ikatan tak terpisahkan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Updates.