PASEH, SUMEDANG - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Babinsa Desa Pasireungit Koramil 1007/Conggeang, Serka Jenal Arifin, menghadiri kegiatan Penyuluhan Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani yang dilaksanakan pada Rabu (23/09/2026) pukul 09.00 WIB bertempat di Desa Pasireungit, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas ketahanan pangan melalui penguatan administrasi kelompok tani (Poktan) sebagai kunci terciptanya kelembagaan pertanian yang mandiri, profesional, dan akuntabel. Selain itu, penyuluhan juga menjadi sarana mempererat koordinasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan para petani dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Paseh Drs. H. Nuryadin, M.Si., Kepala Desa Pasireungit Dedeng Suherli, Babinsa Desa Pasireungit Serka Jenal Arifin, Koordinator BPP Pertanian Paseh Dodi Hamdani, S.P. selaku narasumber, serta anggota kelompok tani Desa Pasireungit.
Dalam penyampaiannya, narasumber menekankan pentingnya tertib administrasi kelompok tani sebagai fondasi penguatan kelembagaan pertanian. Dengan administrasi yang baik, kelompok tani diharapkan mampu mengelola program pertanian secara efektif serta meningkatkan hasil produksi, khususnya pada komoditas padi yang menjadi andalan masyarakat setempat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat petani di wilayah binaan.
Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik antaranggota kelompok tani serta meningkatnya pemahaman petani mengenai pentingnya peningkatan kapasitas dan produktivitas pertanian, khususnya dalam budidaya tanaman padi.
Serka Jenal Arifin menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini sangat penting dalam mendorong kemandirian petani dan keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa. “Melalui penguatan kapasitas kelompok tani dan peningkatan pengetahuan pertanian, diharapkan para petani dapat meningkatkan hasil produksi sehingga mendukung ketahanan pangan masyarakat, ” ujarnya.
